Asal Usul Orochimaru Menjadi Jahat di Naruto

Zeinal Wujud, 17 Juni 2024

Asal Usul Orochimaru Menjadi Jahat di NarutoAnime
Banner Ads

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Orochimaru adalah salah satu penjahat paling ikonik dalam serial Naruto. Namanya menjadi sinonim dengan kejahatan dalam serial ini, terutama pada bagian awal cerita. Meskipun banyak yang sudah mengetahui kejahatan dan tindakan kejamnya, asal usul Orochimaru menjadi jahat seringkali masih menjadi misteri.

Awal Mula Kehidupan Orochimaru

Awal Mula Kehidupan Orochimaru

Orochimaru tidak memulai hidup dengan baik. Dia menjadi yatim piatu di usia muda akibat kekejaman dunia ninja. Kehilangan orang tuanya pada usia muda meninggalkan kesan mendalam pada dirinya.

Kesan ini menumbuhkan sisi kejam dan sadis yang awalnya tertutup oleh sikap acuh tak acuhnya.

Namun, bukan kematian orang tuanya yang memulai perjalanan jahatnya. Pemandangan seekor ular putih yang melepaskan kulitnya di dekat makam orang tuanya adalah titik awalnya.

Sementara Hiruzen Sarutobi, gurunya, menganggap pemandangan itu sebagai lambang kelahiran kembali dan keberuntungan, Orochimaru melihatnya dengan cara berbeda.

Pemandangan itu membakar rasa ingin tahunya terhadap teknik terlarang dan jutsu kuat. Ular putih itu menjadi simbol dari persona Orochimaru sepanjang seri, menggambarkan karakter yang terus-menerus mengganti kulit untuk terlahir kembali dalam tubuh yang lebih muda.

Kerapuhan Manusia – Asal Usul Orochimaru

Kerapuhan Manusia - Asal Usul Orochimaru

Pencarian Orochimaru akan kekuasaan dan keabadian awalnya tampak tidak berbahaya. Dia belum melakukan kejahatan yang tidak etis untuk melanjutkan penelitiannya.

Namun, titik baliknya adalah saat dia menyaksikan kematian saudara Tsunade, Nawaki, dan kekasihnya, Dan Kato. Tsunade kehilangan dua orang yang paling berharga dalam hidupnya dalam sekejap selama Perang Ninja Besar Kedua.

Melihat betapa mudahnya seorang shinobi kehilangan nyawanya membuat Orochimaru menyadari betapa singkatnya hidup ini. Baik itu kematian orang tuanya atau kematian mendadak kerabat Tsunade, semua itu mendorongnya untuk mencari keabadian dengan cara apa pun.

Baca juga:

Dia mulai tidak keberatan menggunakan manusia untuk eksperimennya atau bahkan mengorbankan orang lain untuk mendapatkan kekuatan mereka. Inilah momen saat sifat kejam Orochimaru benar-benar terungkap, menunjukkan sosok yang haus kekuasaan dan berusaha menghindari kematian.

Lahirnya Seorang Penjahat – Asal Usul Orochimaru

Lahirnya Seorang Penjahat - Asal Usul Orochimaru

Dorongan Orochimaru untuk mencari kekuasaan dan pengetahuan terlarang tidak serta merta membuatnya benar-benar jahat.

Situasi Tobirama Senju serupa, karena dia juga mengambil banyak keputusan yang dipertanyakan dan menciptakan banyak teknik terlarang. Namun, Tobirama tidak pernah dilihat sebagai penjahat.

Dalam konteks yang sama, Orochimaru awalnya bukanlah seorang penjahat, meskipun dia memiliki hasrat tak terbatas untuk kekuasaan. Namun, dia menjadi penjahat setelah nafsunya untuk pengetahuan terlarang mengalahkan rasa moralitasnya.

Dia kehilangan empati dan melakukan eksperimen pada manusia hidup, semua demi kekuasaan. Orochimaru rela memanipulasi dan membunuh siapa saja untuk melanjutkan rencananya, menandai awal mula kejahatannya yang sejati.

Kebencian Terhadap Desanya Sendiri – Asal Usul Orochimaru

Kebencian Terhadap Desanya Sendiri - Asal Usul Orochimaru

Orochimaru awalnya tidak membenci penduduk desanya. Kesediaannya untuk bertugas sebagai shinobi dalam perang membuktikan hal ini. Namun, kebenciannya terhadap desa hanya terlihat setelah dia diasingkan oleh Hiruzen dan dipaksa membelot dari Konoha.

Alasan kebenciannya sangat sepele, karena dia hanya membenci desa setelah desa tersebut menjadi penghalang dalam rencananya untuk mengumpulkan kekuasaan.

Serangan Konoha adalah hasil dari kebencian ini, meskipun rencana tersebut tidak pernah benar-benar masuk akal. Bahkan saat menghadapi Hiruzen, dia menyatakan bahwa rencana menyerang desa hanya karena bosan.

Meskipun ini sesuai dengan sikap acuh tak acuh dan kurangnya moralitasnya, serangan sebesar itu pasti berasal dari motivasi yang lebih dalam, kemungkinan besar kebenciannya terhadap Konoha setelah diasingkan.

Baca juga:

Apakah Orochimaru Bisa Menjalani Jalan yang Berbeda?

Orochimaru vs Hiruzen

Asal usul kejahatan Orochimaru berakar dari ketakutannya akan kematian dan keinginannya untuk melarikan diri dari kefanaan hidup.

Jika dia menemukan metode yang lebih etis untuk mencapai tujuannya, mungkin dia akan menapaki jalan yang lebih kelabu secara moral, bukan hanya sekadar antagonis.

Tobirama Senju adalah contoh sempurna bagaimana seorang karakter bisa berada di sisi gelap namun tetap mempertahankan status moral yang baik.

Ketika Orochimaru hendak membunuh Hiruzen, dia menangis, membuat Hiruzen mempertanyakan niatnya.

Mungkin Orochimaru merasa sedih harus membunuh gurunya sendiri, menunjukkan bahwa masih ada sedikit empati dan emosi di dalam dirinya.

Dia masih manusia, hanya saja terobsesi dengan ketakutan akan kematian dan hasrat akan keabadian, yang memaksanya menempuh jalan antagonisme.

Temukan artikel lainnya dari Zeinal Wujud! Ikuti Gamefinity di Facebook, Instagram dan TikTok untuk update terbaru.

Jangan lupa top up game lebih mudah pakai QRIS hanya di Gamefinity!

author avatar
Zeinal Wujud SEO Content Writer
Share Artikel:
Banner Ads

Post Terkait: