Langkah BOOM Esports di Semifinal APAC Predator League

Maytiska Omar, 15 Januari 2024

Langkah BOOM Esports di Semifinal APAC Predator LeagueEsports
Banner Ads

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Asia Pacific Predator League 2024 telah usai dilaksanakan di Manila, Filipna. Turnamen ini dimenangkan oleh Team Secret di divisi VALORANT. Sementara itu, BOOM Esports harus gugur dalam babak playoff melawan FAV Gaming.

Babak semifinal telah dilangsungkan pada 13 Januari 2024, BOOM Esports melawan FAV Gaming. Namun, sayangnya mereka harus kalah dengan perbedaan poin cukup jauh, yakni 13-7.

Tim asal Jepang itu pun maju ke babak Grand final melawan Team Secret. Tim asal Filipina ini pun sekali lagi menunjukkan kekuatan mereka dengan menang dengan skor 2-0 dan membawa kemenangan pada turnamen Internasional ini.

Perubahan dalam Asia Pacific Predator League 2024

Tim Filipina mendominasi kedua divisi, Dota 2 dan VALORANT. Bahkan pemenang dan runner up pada Dota 2 semuanya berasal dari negara Lumpung Padi tersebut, yaitu Execration dan Blacklist International. Divisi VALORANT sendiri dijuarai oleh Team Secret yang juga berasal dari Filipina.

APAC Predator League juga mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Pada tahun sebelumnya turnamen yang diadakan adalah Dota 2 dan PUBG. Namun, tahun 2024 menjadi Dota dan VALORANT.

Gaming Marketing Communication Acer Indonesia, Renaldi Felany lewat wawancara di WhatsApp mengatakan, “kita melihat Predator League dari tahun ke tahun selalu aktif terhadap perkembangan game yg lagi esksis di komunitas.”

Ia juga mengatakan bahwa APAC Predator League kedepannya akan terus menyelenggarakan turnamen berdasarkan game yang menarik di Asia Pacific maupun di Indonesia.

Bahkan, ada bocoran juga bahwa APAC Predator League 2025 akan diadakan di Malaysia dan kembali mengirim tim dari Indonesia.

Baca Juga: 

Penyebab BOOM Esports Kalah dalam APAC Predator League 2024

Boom Esports di APAC Predator League 2024

Babak semifinal masih menggunakan Best-of-one (BO1). Tim BOOM mencetak skor awal sehingga memberikan poin 1-0. Namun, pada poin kedua, FAV Gaming mulai menyusul hingga sebelum time-out berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-5.

BOOM sempat mencoba kembali megejar hingga poin menjadi 4-5. Namun, tidak lama FAV kembali mencetak poin menjadi 4-6 hingga gap mereka menjadi besar dengan perbedaan 5 poin.

Pada time-out kedua, skor FAV Gaming telah mencapai 12, yang mana menjadi match point. Walaupun BOOM sempat mencetak 2 skor lagi, ternyata tidak dapat mengembalikan keadaan dan mereka harus kalah dengan poin 13-7.

Baca juga: 

“BOOM kalah jg mungkin karena lebih ke BO1, orang semua juga heran dan kaget juga tiba-tiba tim TAV Jepang bisa mengalahkan BOOM,” ungkap Renaldi.

Sebelumnya, tim BOOM optimis dapat menang karena jalan mereka di grup stage bisa di bilang lebih mulus ketimbang FAV Gaming selalu close the game dengan skor yang tipis-tipis di Group Stage. Namun, kembali lagi, permainan BO1 memang tidak bisa diprediksi karena apapun dapat terjadi.

Perwakilan Tim Acer Indonesia juga mengungkapkan bahwa mereka dan tim Predator League Indonesia akan lebih menggali lagi tim tim yng akan dikirim ke APAC. Tentunya, agar tim dari Indonesia dapat membawa piala pulang.

author avatar
Maytiska Omar
Share Artikel:
Banner Ads

Related Posts: