GAMEFINITY, Jakarta – Raiden Ei Archon Electro yang tidak secara langsung mengontrol negaranya. Ia menggunakan sebuah boneka buatannya yang telah diprogram untuk memimpin Inazuma sebelum bertemu dengan Traveler.
Inazuma adalah wilayah ketiga yang terbuka setelah Li Yue. Ia punya beberapa pulau yang terpisah-pisah dari pulau utamanya, termasuk Watatsumi Island dan Seirai Island. Namun, semuanya dalam kendali Raiden Shogun.
Sebelum mengerjakan Archon Quest Chapter II and III, Inazuma masih sangat kacau dan kita belum bertemu dengan Raiden sesungguhnya. Beginilah cerita dibalik sang Archon Electro.
Ei, Pemimpin Inazuma yang Takut Akan Kehilangan
Inazuma punya Archon yang menarik untuk dibahas, mulai dari adanya kehilanggan saudaranya, membuat boneka pengganti, hingga akhirnya bertemu dengan Traveler.
Makoto yang Meninggal karena Cataclysm

Raiden Ei dan Makoto adalah dewa kembar yang memenangkan peperangan Archon bersama-sama. Selama Makoto memimpin dan merancang Shogunate, orang-orang hanya mengetahui ada satu dewa yang bernama Baal.
Padahal kenyataannya, Ei bertindak sebagai Kagemusha atau prajurit bayangan. Shogunate sendiri adalah sebuah wujud yang mengontrol Inazuma dengan arahan Archon Electro.
Namun, Makoto meninggal karena Catacalysm yang terjadi 500 tahun sebelum Traveler sampai di Teyvat. Catacalysm adalah kehancuran Khaenri’ah karena Abbys. Kepergiannya membuat tahta pemimpin turun ke Ei, yang dikenal sebagai Beelzebul.
Raiden Ei Membuat Shogun Menjalankan Inazuma

Perginya orang-orang yang dicintainya membuat Ei takut untuk merasakan kehilangan yang lebih mendalam. Ia pun mengunci dirinya di Plane of Euthymia untuk bermeditasi dan tidak pernah keluar dari sana.
Walaupun begitu, ia mencoba untuk tidak mengabaikan negaranya. Ia menciptakan sebuah boneka dan mentransfer kesadaran ke Musou Isshin, sebuah pedang yang diciptakan oleh kekuatan Makoto. Pedang tersebut dapat dikeluarkan oleh boneka Shogun dan dirinya sendiri yang berasal dari hatinya.
Shogun pun dibuat dengan sedemikian rupa dan ideal untuk dapat mengurusi urusan sipil di Inazuma. Bonekanya ini dapat berjalan sendiri karena mengikuti arahan program yang sangat sulit untuk dimodifikasi.
Baca juga:
Raiden Shogun Dikenal Sangat Dingin

Shogun yang hanyalah sebuah boneka, tidak memiliki ekspresi, tidak ada hal yang disuka atau tidak disukai, dan tidak memerlukan rekreasi. Warga negaranya mengenai pemimpin mereka adalah orang yang dingin dan kaku.
Namun, keterbatasan protol dan ketidakpedulian Raiden Ei terhadap hal lain selain “kekekalan (Eternity)” membuat bonekanya ini dapat dimanipulasi dari pengaruh eksternal, seperti Kujou Clan dan Fatui. Sang pencipta yang juga mengasingkan diri tidak tahu bahwa di luar sana dijalankan Vision Hunt Decree.
Raiden Ei yang Terlalu Lama di Plane of Euthymia

Akibat dari kelamaan meditasi di dunianya sendiri, Raiden Ei jadi meremehkan ambisi manusia. Selain itu, ia juga terus berusaha untuk mengejar keabadian tanpa melihat sekitarnya dan membuat warganya menderita.
Kecintaan Ei terhadap warga Inazuma sebenarnya tidak sepenuhnya hilang. Setelah dikalahkan oleh Traveler dan Yae Miko, ia diyakinkan bahwa perilakunya destruktif. Sang Archon juga bersedia untuk memiliki pandangan lain tentang kekekalan.
Dimulainya Perjalanan Sebagai Pemimpin Inazuma Sesungguhnya

Setelah kekalahannya dari Traveler, Ei berusaha untuk memperbaiki Inazuma. Ia pun keluar dari Plane of Euthymia dan mulai berjalan-jalan di wilayahnya.
Ia juga berusaha untuk lebih aktif dalam memimpin negaranya. Vision Hunt Decree juga ditiadakan sehingga semua Vision yang telah diambil secara paksi dikembalikan kepada pemiliknya. Ia juga berbaur dengan warga dengan membeli makanan manis, seperti kue, dango, dan makanan penutup lainnya.
Itulah cerita tentang Raiden Ei yang Traveler temui di Genshin Impact. Ternyata dirinya dua orang, punya boneka dan malah memilih bermeditasi, serta banyak cerita lain yang menarik tentang dirinya.
Raiden Shogun juga jadi lawan tersulit saat pertama kali rilis loh! Bayangkan saja, Player harus melawannya dengan menggunakan Traveler yang kemungkinan besar belum di-Build. Ini dikarenakan karakter lain Vision-nya akan tak dapat berfungsi saat melawannya di Plane of Euthymia.
Gfers baca cerita lebih banyak Lore karakter Game di Gamefinity. Selain itu, kamu juga bisa Top Up Voucher dan kuota Game agar lebih GG. Apalagi ada banyak promo dan Flash Sale setiap harinya.
Post Terkait:

