Tencent Mengkhawatirkan Masa Depan Industri Gaming?

Maytiska Omar, 5 Februari 2024

Tencent Mengkhawatirkan Masa Depan Industri Gaming?Game
Banner Ads

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Belakangan ini industri gaming sedang mengalami kesulitan. Tidak terkecuali raksasa teknologi asal China, Tencent yang khawatir dengan masa depan game-nya.

2023 merupakan tahun yang berat bagi perusahaan yang bergerak dibidang game. Beberapa studio terpaksa melakukan layoffs. Salah satunya adalah Microsoft, yang mengurangi jumlah karyawan secara besar-besaran dalam divisi gaming.

Selama bertahun-tahun, Tencent terkenal akan game kembangannya, seperti PUBG Mobile yang saat ini dipegang oleh LightSpeed Studio. Bahkan, sebesar 30% revenue perusahaan teknologi ini berasal dari gim.

CEO dan Co-Founder Tencent, Pony Ma mengungkapkan, “Gaming merupakan bisnis andalan kami. Namun, selama setahun belakang, kita menghadapi tantangan yang cukup berat.”

Dilansir dari Reuters, ia mengakui bahwa merasa puas dengan game-game yang ada. Namun, ternyata menyebabkan mereka merasa tertinggal juga karena para kompetitor terus memproduksi produk baru sehingga mereka merasa tidak mencapai apa-apa.

Baca juga: 

Banyak Game Baru Tencent Tidak Perform

Game Tencent

Gim baru yang Tencent produksi juga ternyata tidak perfomed sesuai dengan yang diharapkan. Ditambah adanya PHK yang cukup besar pada studio Riot Games, yang mengembangkan League of Legends. Walaupun begitu, “Honor of Kings” dan “PUBGM” terus menghasilkan pendapatan yang besar.

Developer game China juga mulai banyak yang mendominasi dunia gaming dan melampaui Tencent, seperti miHoYo dan NetEase. “Genshin Impact”, “Honkai: Star Rails”, atau “Eggy Party” sekarang ini lebih sukses dibandingkan dengan game keluaran raksasa perusahaan gaming ini.

Subdivisi Tencent memiliki beberapa Studio, seperti LightSpeed dan Level Infinite. Bahan, mereka juga memegang sebagian kecil saham dari Epic Games, serta saham terbesarnya ada pada Techland.

Ma belum memberikan tanggapan lain terkait hal ini. Untuk ke depannya, kami juga akan terus melihat bagaimana perkembangan Tencent di industri gaming ini.

Tencent saat ini sedang fokus mengembangkan “Hunyuan”, chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk dapat digunakan dalam dunia bisnis.  Bersamaan dengan itu, mereka juga sedang memikirkan cara agar WeChat bisa terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Salah satu rencananya adalah menjadikan platform chatting online tersebut  seperti Douyin, aplikasi yang menampilkan video pendek. Namun, memang ini semua belum dapat dipastikan apakah berhubungan dengan industri gaming Tencent itu sendiri.

author avatar
Maytiska Omar
Share Artikel:
Banner Ads

Related Posts: