The Game Awards: Ajang Penghargaan atau Ajang Promosi?

Dimas Galih Putrawan, 14 Desember 2023

The Game Awards: Ajang Penghargaan atau Ajang Promosi?Game
Banner Ads

GAMEFINITY.ID, Bandung – Sudah menjadi rahasia umum bahwa The Game Awards terkenal dengan deretan promosi game besar yang akan datang. Event yang seharusnya menjadi ajang penghargaan game terbesar kerap sekali mendapat kritikan karena lebih mementingkan promosi game. Apakah benar event penghargaan game buatan Geoff Keighley itu benar-benar ajang penghargaan atau hanya parade promosi?

The Game Awards sebagai Ajang Penghargaan Game?

The Game Awards merupakan event ajang penghargaan yang pertama kali digelar 2014 oleh Geoff Keighley. Keighley sendiri sebelumnya menjadi produser Spike Video Game Awards pada 2003 hingga 2013. Spike Video Game Awards 2013 atau VGX 2013 dinilai sangat mengecewakan bagi publik dan Keighley sendiri. Menyusul Spike TV selaku broadcaster menghentikan event tersebut, ia memutuskan untuk menggelar event penghargaan game-nya sendiri secara live stream.

Berbagai media sering menyebut Game Awards sebagai versi game dari Oscar. Tentu penggemar berharap untuk melihat game manakah yang memperoleh gelar Game of the Year setiap tahunnya selama event berlangsung. Kebalikannya, mereka disuguhi oleh parade trailer dan iklan dari deretan game yang akan datang

Meski konsisten sukses merebut angka penonton tinggi, dari tahun ke tahun, publik merasa event buatan Keighley itu lebih berfokus pada pengumuman dan promosi game besar ketimbang penghargaan itu sendiri. Fakta bahwa durasi setiap tahunnya berlangsung selama hingga tiga jam seharusnya menjadi banyak momen penting bagi penonton untuk menyaksikan pihak pengembang menerima penghargaan dan memberikan pidato.

The Game Awards Christopher Judge

Sebagai perbandingan, pidato Christopher Judge saat memenangkan Best Narrative pada 2022 untuk God of War Ragnarok berlangsung selama kurang lebih delapan menit. Durasi ini mengalahkan pidato Greer Garson di Oscar 1942 selama 5,5 menit. Tentu saja, pemenang kategori lain memiliki durasi pidato yang jauh lebih kurang dari itu.

The Game Awards Neil Newbon

Sementara Neil Newbon yang menang kategori yang sama tahun ini untuk Baldur’s Gate 3 hanya dapat melakukan pidato selama kurang lebih satu menit sebelum terpotong oleh musik.

Baca juga:

Kontroversi Minim Presentasi Penghargaan Tahun Ini

Tahun ini saja, Escapist Magazine sudah menghitung seluruh pidato pemenang penghargaan berlangsung selama total 11 menit dari 3 jam. Bagaimanna dengan sisanya yang banyak? Promosi dan trailer game besar. Belum lagi terdapat penampilan dari selebriti papan atas seperti Matthew McConaughey, Jordan Peele, dan Simu Liu hanya untuk mempromosikan sebuah game.

Terlebih, mayoritas pengumuman pemenang penghargaan dari tahun ke tahun diumumkan secara cepat atau rapid fire oleh pembawa acara. Trofi penghargaannya sendiri tidak diserahkan secara langsung pada pemenang saat pengumuman tersebut.

Neil Newbon bukan satu-satunya sosok pemenang yang harus memotong pidato kemenangannya saat The Game Awards 2023. Sam Lake, sutaradara Alan Wake 2 yang menang Best Narrative, harus segera menyelesaikan pidatonya sebelum berterima kasih pada seluruh rekan kerjanya.

The Game Awards Baldurs Gate

Baldur’s Gate 3, pemenang Game of the Year, seharusnya menjadi momen perayaan bagi Larian Studios. Swen Vincke selaku sutradara hanya memiliki 30 detik untuk berpidato.

Tidak heran The Game Awards kini penuh kritik dan kontroversi karena banyaknya “World Premiere” atau promosi game besar. Mayoritas dari promosi itu sering lebih trending daripada ajang penghargaannya itu sendiri.

Memang, tidak mudah untuk menyeimbangkan momen penghargaan dan promosi game besar. Kedua elemen itu menjadi ciri khas yang sudah dinantikan penggemar. Bisakah tahun depan The Game Awards akan lebih mementingkan penghargaan ?

author avatar
Dimas Galih Putrawan
Thanks for reading. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW
Share Artikel:
Banner Ads

Related Posts: