Belajar Jepang: Stop! Ini Lho Kesalahan yang Suka Dilakukan

Vitriana, 9 Mei 2023

Belajar Jepang: Stop! Ini Lho Kesalahan yang Suka DilakukanLifestyle
Banner Ads

GAMEFINITY.ID, DKI Jakarta – Untuk kamu penyuka jejepangan, pasti tak asing belajar bahasa Jepang, entah sebagai hobi atau serius menekuninya. Namun, tak jarang saat belajar bahasa Jepang, secara tak sadar melakukan kesalahan yang justru membuatmu kurang memahami mereka.

Mulai dari menghapal kosa kata hingga mendengarkan percakapan, ternyata metode belajar sederhana ini tak sepenuhnya benar lho. Dalam artikel ini penulis akan menjelasakan beberapa kesalahan dalam belajar Jepang yang sering dilakukan oleh pemula.

Kesalahan Pas Belajar Jepang: Menulis Hal yang Sama

kesalahan belajar jepang
Foto YouTube Onomappu

Terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh orang yang baru memplajari Jepang, yang pertama adalah dengan menulis kata yang sama berulang kali.

Kesalahan pertama ini pasti sering dilakukan?

Ini karena kebanyakan masih beranggapan dengan menulis hal yang sama berulang kali akan mempercepat menghafal huruf Jepang. Tapi hal ini adalah kurang benar, sebagai contoh dalam video YouTube di channel Onomappu, Hitoki, memberikan gambarannya.

Di Jepang anak-anak pasti belajar menulis berbagai Kanji (huruf Jepang), ada anak yanh mendapatkan nilai bagu dan ada yang tidak.

Baca juga: 

Anak yang mendapatkan nilai jelek, dalam PR-nya selalu menuliskan 10 Kanji yang sama dalam satu baris. Sedangkan, anak yang mendaat nilai bagus, menuliskan 10 Kanji yang berbeda-beda di satu barisnya, lalu mengulanginya di baris selanjutnya.

Kesimpulannya adalah sama dengan Gestaltzerfall, yaitu jika menulis satu kata yang sama maka kata tersebut akan terasa kurang berarti.

Begitupun saat belajar nulis Jepang, jika menulis satu huruf, sebaiknya di teruskan dengan hurus yang berbeda-beda agar lebih efektif.

Kesalahan Pas Belajar Jepang: Hanya Menghafal Katanya

Jepang
Foto YouTube Onomappu

Lanjut kesalahan belajar bahasa Jepang yang kedua adalah hanya menghafal kata-katanya saja. Akan lebih bagus jika membuat kalimat dari kata-kata tersebut lalu menghafalnya dari sana, dibandingkan per kata.

Pada titik ini mungkin akan berpikiran jika menghafal kata saja sudah susah, apalagi diminta menghafal kalimat? Ampun deh angkat tangan.

Begini penjelasannya, memang jika menghafal setiap kalimat akan terdengar tak masuk akal.

Baca juga: 

Namun kamu bisa memulainya dengan menghafalkan kalimat-kalimat penting yang digunakan sehari-hari di Jepang. Misalkan kalian ingin menggunakan kata “Tsukau” (artinya: memakai). Daripada menghafal dengan kata saja, sebaiknya dengan membuatnya jadi kalimat sebagai berikut.

“Pasokon wa tsukaitai” (Aku mau pakai PC/laptop), jika mengucapkanya saat sendirian, dalam otak akan terpancing kalimat lainnya seperti, “Pasokon wa dokko” (PC/laptopnya di mana ya?), seperti itu.

Dalam kata lain, memulainya dengan kalimat akan membuatmu bisa ngobrol dengan sendirinya. Semakin banyak kalimatnya, kamu akan makin mudah mengungkapkan banyak hal. Lalu tanpa disadari kamu sudah bisa mengerti dan mengobrol dnegan orang Jepang.

Kesalahan Pas Belajar Jepang: Tak Mengucapkannya

jepang
Foto YouTube Onomappu

Lalu kesalahan yang ketiga adalah tak mengucapkan kata-katanya, bagaimana maksudnya?

Meski kamu mengerti arti kata atau kalimatnya, namun hanya membacanya tanpa belajar mengatakannya maka sama saja belajar Jepangmu masih kurang efektif.

Sebagai manusia yang punya 5 indera, usahakan untuk tak hanya melihat atau membacanya saja, tapi juga mengucapkannya. Urutannya adalah dengan melihat kata atau kalimatnya, menulisnya, lalu mengucapkannya dan mendengarkan bagaimana itu diucapkannya.

Dengan menggunakan berbagai macam indera kita, maka belajar Jepang akan lebih efektif. Karena meski kita mengingat kalimat/katanya, tapi tak diucapkan, lama-lama kita akan melupakan cara mengucapkan kata/kalimat tersebut. Itulah tiga kesalahan dasar yang sering dilakukan pemula dalam belajar Jepang, keberapa yang masih suka kamu lakukan?

author avatar
Vitriana
Hanya manusia dengan humor receh dan suka scrolling akun meme.
Share Artikel:
Banner Ads

Related Posts: