Awal Tahun, Discord PHK 17 Persen Tenaga Kerjanya

Dimas Galih Putrawan, 15 Januari 2024

Awal Tahun, Discord PHK 17 Persen Tenaga KerjanyaTeknologi
Banner Ads

GAMEFINITY.ID, Bandung – Memasuki tahun baru, ternyata masalah PHK belum berakhir bagi kalangan perusahaan teknologi, salah satunya Discord. Aplikasi layanan chat yang dikhususkan untuk gamer itu kini memangkas stafnya sebanyak 17 persen.

Discord Pangkas Tenaga Kerjanya Sebanyak 17 Persen

Discord layoffs 17 percent

IGN memastikan laporan bahwa platform media sosial untuk gamer itu melakukan PHK sebagai benar. Dalam laporan sebelumnya, karyawan mengetahui beberapa dari mereka harus kehilangan pekerjaan melalui memo internal dan meeting perusahaan.

Jason Citron selaku CEO keputusan ini akan berdampak bagi 170 orang. Tujuannya, perusahaan agar bisa berfokus dan mengembangkan cara untuk bekerja sama untuk mengutamakan kecepatan.

“Hari ini, kami membuat keputusan sulit dan menyedihkan untuk mengurangi tenaga kerja Discord sebanyak 17 persen. Ini artinya kami mengucapkan selamat tinggal pada 170 kolega berbakat kami. Keputusan ini bukanlah hal mudah, tetapi harus dibuat demi menghadapi pengguna, bisnis, dan misi kami dalam jangka panjang,” tulis Citron melalui memonya.

Citron juga mengaku perusahaan bertumbuh sekaligus memperluas tenaga kerja lebih cepat. Tahun 2020 saja, tenaga kerjanya disebut bertumbuh lima kali lipat. Ia mengaku operasi perusahaan menjadi kurang efisien.

Pihak perusahaan menawarkan uang pesangon pada karyawan yang terdampak. Pesangon tersebut termasuk gaji lima bulan dan akses Modern Health.

The Verge mengungkap Discord sudah mengumpulkan total dana US$1 miliar. Kini, aplikasi chat gamer itu bertujuan untuk menjadi menguntungkan tahun ini. Ditambah, perusahaan menolak tawaran akuisisi dari Microsoft senilai US$12 miliar.

Baca juga:

Awal Tahun 2024 Masih Menjadi Momen PHK Perushaan Teknologi

Discord bukan satu-satunya yang mengawali tahun dengan mem-PHK. Beberapa perusahaan teknologi terkenal pun terpaksa mengalami nasib sama. Ini menjadi awal yang berat bagi kalangan perusahaan teknologi.

Contohnya, Google dilaporkan melakukan PHK pada karyawannya, terutama tim Google Hardware dan Google Assistant. Amazon pun bernasib sama dengan mem-PHK karyawan Prime Video dan MGM Studios. Twitch, layanan streaming gaming milik Amazon pun ikut berdampak dengan lebih dari 500 karyawan harus kehilangan pekerjaan. Terakhir, Unity pun ikut mengurangi tenaga kerjanya sebanyak 25 persen.

author avatar
Dimas Galih Putrawan
Thanks for reading. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW
Share Artikel:
Banner Ads

Related Posts: